213 MAHASISWA FKIP UNIBOS YUDISIUM PERDANA

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bosowa menggelar yudisium perdana, Rabu (28/09). Yudisium perdana ini dilakukan oleh dua program studi, Prodi Pendidikan Guru dan Sekolah Dasar (PGSD) yang mengikutkan 128 mahasiswa serta Prodi Pendidikan Bahasa Inggris yang terdiri dari 85 mahasiswa.
Yudisium yang dilaksanakan di Ruang Senat Rektorat Universitas Bosowa ini dibuka oleh Prof. A. Muhibuddin selaku Wakil Rektor I Unibos dan diikuti bersama Wakil Rektor II Dr. Hj. Hadijah serta Dekan FKIP Dr. Mas’ud yang menyampaikan nama-nama lulusan, juga diikuti oleh Ketua Prodi bersama Dosen masing-masing Prodi.
Dalam pembukaan yudisium ini, Prof. A. Muhibuddin juga memberikan ucapan selamat dan sukses kepada para mahasiswa. “Saya mengucapkan selamat atas penyelesaian studi di FKIP Unibos. Semua ini adalah buah pengorbanan dari banyak hal termasuk tenaga, waktu dan biaya. Namun saya berharap semoga semua ini memberi manfaat lebih kepada kita dan proses yang membutuhkan beberapa waktu ini kita bisa dimanfaatkan untuk memperoleh pelajaran dan pengalaman yang baik demi menapaki kehidupan di masyarakat luar”, tutur WR I Unibos.
Dalam acara ini, Dekan FKIP yang menyampaikan nama mahasiswa yudisium juga turut meberitahukan nama-nama mahasiswa yang lulus dengan pujian atau cumlaude, dan predikat cumlaude nilai tertinggi diperoleh Siti Sainab dengan IPK 3,95 dari Prodi PGSD.
“Saya sangat bersyukur sebab dalam yudisium ini meskipun masih yudisium perdana, tetapi juga terdapat mahasiswa yang bisa mencapai IPK 3,95. Hal ini mengindikasikan pada kita semua bahwa proses belajar di FKIP Unibos terlaksana dengan baik”, ucap Dr. H. Mas’ud.
Syarat untuk memperoleh lulus dengan pujian di FKIP Unibos ini bukan hanya sekedar melihat dari segi IPK saja, tetapi juga wajib mengikuti seluruh persyaratan akademis terkait dengan moral dan keaktifan mahasiswa dalam segi organisasi.
Selain itu, seperti halnya mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Unibos yang wajib lulus Toefl, para mahasiswa PGSD yang mengikuti yudisium juga diberikan syarat wajib lulus Uji Kompetensi Bahasa Indonesia (UKBI). Dalam hal tes UKBI ini, Unibos telah bekerja sama dengan Lembaga Balai Bahasa Sulsel, sehingga hasilnya memang ditentukan berdasarkan penilaian murni sesuai dengan standar yang berlaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *