SELEKSI

Seleksi/rekrutmen dosen dan tenaga kependidikan pada program studi Pendidikan Bahasa Indonesia dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan kualitas dan kuantitas SDM dan dilakukan secara  berkala sesuai dengan kebutuhan. Seleksi/rekrutmen SDM dilakukan secara transparan dan akuntabel untuk mendapatkan SDM yang memiliki kompetensi dan profesional di bidang keilmuannya sesuai dengan farmasi yang tersedia. Seleksi/rekrutmen dosen dan tenaga kependidikan pada program studi Pendidikan Bahasa Indonesia dilakukan melaui proses dengan tahapan yang meliputi (1) penetapan jumlah kebutuhan SDM berdasarkan formasi dosen dan tenaga kependidikan, (2) penetapan kriteria calon dosen dan tenaga kependidikan berdasarkan standar kompetensi tiap-tiap formasi, (3) pengumuman pendaftaran seleksi/rekruitmen melaui job fair  dan media lainnya, (4)  pelaksanaan ujian seleksi/rekruitmen dengan tahapan meliputi (a) seleksi berkas/administrasi, (b) mengikuti psikotes, (c) Tes TOEFL, (d) microteaching khusus bagi calon dosen, (e) wawancara, dan (f) pengumuman hasil seleksi.

REKRUTMEN

Program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia memiliki hak untuk mengajukan formasi dosen dan tenaga kependidikan. Dalam seleksi/rekrutmen  dosen dan kependidikan untuk ditempatkan pada program studi Pendidikan bahasa Indonesia,  program studi dilibatkan dalam proses penerimaan dosen dan tenaga kependidikan. Proses rekrutmen dosen dan tenaga kependidikan dilakukan dengan cara program studi mengajukan formasi untuk keperluan pengembangan lembaga kepada fakultas. Pengajuan formasi dosen melalui mekanisme rapat program studi yang mempertimbangkan aspek struktural dan keahlian di bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Formasi tersebut akan diproses oleh universitas dan selanjutnya akan disesuaikan dengan formasi yang tersedia di universitas menurut aturan yang berlaku.

Rekrutmen dilakukan sesuai dengan peraturan rekrutmen pegawai di lingkungan Universitas Bosowa. Pelaksanaan rekruitmen dosen dan tenaga kependidikan pada program studi Pendidikan Bahasa Indonesia dilakukan oleh panitia pelaksana yang dibentuk/ditugaskan dengan Surat Keputusan BPH Yayasan Aksa Mahmud. Dalam melaksanakan tugasnya, panitia seleksi/rekrutmen mengacu pada peraturan Yayasan Aksa Mahmud tahun 2013 tentang pengelolaan dosen dan tenaga kependidikan Universitas  Bosowa dan Keputusan Ketua BPH tahun 2013 tentang Pedoman Teknis  Pelaksanaan Seleksi Dosen dan Tenaga Kependidikan. Proses rekrutmen dilakukan melalui ujian tulis, ujian keterampilan, dan wawancara. Program studi terlibat langsung pada seleksi wawancara, dengan menugaskan pimpinan dan dosen program studi untuk mewawancarai peserta di bidang akademik (IPK dan penguasaan bahasa), kemampuan bekerja sama, berorganisasi, dan kepribadian. Pada saat itulah calon dosen diuji di fakultas dan program studi untuk mengetahui kompetensi yang dimiliki dan disesuaikan dengan kebutuhan program studi. Hasil tes selanjutnya diserahkan kepada universitas  dan  selanjutnya kepada  Ketua Yayasan Aksa Mahmud.

PENEMPATAN

Penempatan dosen dan  tenaga kependidikan merupakan salah satu aspek dalam sistem pembinaan SDM di lingkungan program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Bosowa. Penempatan dosen dan tenaga kependidikan dilakukan berdasarkan prinsip bahwa setiap dosen dan tenaga kependidikan ditempatkan pada posisi yang sesuai  dengan keahlian bidang ilmunnya, didasarkan pada pertimbangan kebutuhan kompetensi, kapasitas, dan   sesuai dengan profesionalisme yang dibutuhkan.

Penempatan dosen sebagai sumber daya tetap pada program studi Pendidikan Bahasa  dan Sastra Indonesia dilakukan sesuai dengan kompetensi dan kapasitas keilmuan yang dimiliki untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Tenaga dosen juga dapat diangkat dalam jabatan tugas tambahan sebagai pemimpin program studi berdasarkan kompetensi dan kapasitas manajerial yang dimiliki dengan masa jabatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selanjutnya, penempatan tenaga kependidikan  sebagai sumber daya tetap pada unit kerja pendudung (administrasi dan teknis lainnya) dilakukan sesuai dengan kompetensi dan keterampilan yang dimiliki untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai fungsional tertentu (staf  administrasi dan sebagainya). Tenaga kependidikan fungsional tertentu juga dapat  diangkat dalam jabatan sebagai kepala tata usaha (KTU), kepala perpustakaan, dan kepala UPT lainnya.

PENGEMBANGAN KARIR

Setelah diterima, dosen dan tenaga kependidikan akan dididik di tingkat program studi karena program studi merupakan salah satu lembaga yang melakukan pembinaan terhadap pegawai. Pembinaan terhadap pegawai dilakukan sesuai dengan keahliannya dalam meningkatkan keterampilan mengajar, penelitian, dan studi lanjut bila memungkinkan. Pengembangan sumber daya dosen yang dimiliki program studi dilakukan sesuai dengan sistem pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Universitas Bosowa  dengan berbagai program pembinaan dan pengembangan SDM, meliputi (1) tugas  belajar, (2) izin belajar, (3) pendidikan dan pelatihan teknis/fungsional, (4) lokakarya/workshop, da (5) seminar. Pendekatan dan prinsip dasar pengembangan dosen dan tenaga kependidikan di lingkugan Universitas Bosowa diselaraskan dengan peraturan perundang-undangan dan atau kebijakan pemerintah  yang berlaku untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme dosen dan tenaga  kependidikan dalam upaya meningkatkan  kualitas  pendidikan tinggi.

Pada dasarnya pengembangan SDM dengan berbagai program tersebut merupakan hak bagi setiap dosen dan tenaga kependidikan tetap pada Universitas Bosowa, tetapi sistem dan mekanismenya diatur dengan peraturan Yayasan Aksa Mahmud dan Universitas Bosowa.

RENUMERASI, PENGHARGAAN, & SANKSI

Prodi Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia menyampaikan kepada dosen dan tenaga kependidikan tentang kewajiban terhadap kehadiran yang selanjutnya dievaluasi. Dosen dan tenaga kependidikan yang tidak memenuhi syarat kehadiran mendapat peringatan dari dekan. Evaluasi dosen juga dilakukan setiap semester melalui (1) bukti kinerja dosen (BKD) yang dievaluasi oleh reviewer, (2) evaluasi mengajar oleh penjaminan mutu dan mahasiswa. Setiap dosen dan tenaga kependidikan yang dipekerjakan di lingkungan Universitas Bosowa menerima gaji pokok setiap bulan. Selain gaji  pokok, dosen dan tenaga kependidikan menerima tunjangan jabatan, tunjangan kinerja, dan imbalan pokok presensi. Tunjangan kinerja dan imbalan pokok presensi diberikan sesuai dengan jumlah jam kehadiran. Selain itu, penghargaan diberikan kepada dosen dan tenaga  kependidikan. Penghargaan tersebut diberikan kepada dosen dan tenaga kependidikan yang  menunjukkan kesetiaan atau berjasa terhadap institusi atau telah menunjukkan prestasi kerja luar biasa dalam pengembangkan universitas. Penghargaan ini diberikan satu tahun sekali baik terhadap dosen, tenaga kependidikan maupun pegawai cleaning cervice.  Dalam upaya memberikan pedoman dalam bertindak dan berperilaku bagi pegawai program studi agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku telah disusun Peraturan Rektor yang dijadikan pedoman dan juga mengatur sanki yang diberikan bagi pelanggar terhadap peraturan tersebut.

PEMBERHENTIAN

Berdasarkan peraturan pemerintah proses  pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan pada umumnya dilakukan melalui mekanisme pensiun. Apabila ada kasus yang khusus, pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja setelah melalui tahap pembinaan oleh pejabat yang berwewenang. Jika tidak bisa lagi dibina, dosen dan tenaga kependidikan yang bersangkutan dapat diberi sanksi administratif. atau diberhentikan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sesuai dengan peraturan yang berlaku pemberhentian pegawai dapat dilakukan jika (a) mengajukan permohonan berhenti, (b) tidak memenuhi syarat kesehatan, (c) tidak menunjukkan kecakapan dalam melaksanakan tugas atau menunjukkan sikap dan budi pekerti yang tidak baik yang dapat mengganggu lingkungan pekerjaan, (d) dengan sengaja memberikan keterangan, biodata atau bukti yang tidak benar pada waktu melamar, dan  (e) dihukum penjara atau kurungan.

Kontrak dosen dan pegawai kontrak dievaluasi setiap tahun, dan dapat diperpanjang bila masih dibutuhkan dan berkinerja baik selama bekerja. Untuk dosen dan pegawai PNS, prosedur pemberhentiannya mengikuti peraturan menteri terkait disiplin PNS.