Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)

Kontak

Kantor Pusat PGSD Universitas Bosowa.
Lantai IV, Kampus II, Universitas Bosowa.
Jl. Urip Sumoharjo, km.4, Makassar
Email: pgsd@universitasbosowa.ac.id
Website: http://fkip.universitasbosowa.ac.id/
prodi/pgsd/

Kepemimpinan efektif mengarahkan dan mempengaruhi perilaku semua unsur dalam program studi, mengikuti nilai, norma, etika, dan budaya organisasi yang disepakati bersama, serta mampu membuat keputusan yang tepat dan cepat. Kepemimpinan mampu memprediksi masa depan, merumuskan dan mengartikulasi visi yang realistik, kredibel,  serta mengkomunikasikan visi ke depan, yang menekankan pada keharmonisan hubungan manusia dan mampu menstimulasi secara intelektual dan arif bagi anggota untuk mewujudkan visi organisasi, serta mampu memberikan arahan, tujuan, peran, dan tugas kepada seluruh unsur dalam perguruan tinggi.  Dalam menjalankan fungsi kepemimpinan dikenal kepemimpinan operasional, kepemimpinan organisasi, dan kepemimpinan publik. Kepemimpinan operasional berkaitan dengan kemampuan menjabarkan visi, misi ke dalam kegiatan operasional program studi.  Kepemimpinan organisasi berkaitan dengan pemahaman tata kerja antar unit dalam organisasi perguruan tinggi. Kepemimpinan publik berkaitan dengan kemampuan menjalin kerjasama dan menjadi rujukan bagi publik.

1. Kepemimpinan Operasional

Pola kepemimpinan yang diterapkan di Program Studi lebih pada pola kepemimpinan yang bersifat partisipatif, pelaksanaan dalam setiap kegiatan organisasi baik yang bersifat strategis maupun operasional, Pimpinan program studi  selalu melibatkan unsur kepala  unit, civitas akademika dan staf  yang terkait. Kegiatan strategis seperti penyusunan program kerja penetapan sasaran mutu, pengembangan laboratorium dan pembinaan kegiatan kemahasiswaan melibatkan semua kepala unit di program studi, sedangkan kegiatan operasional yang sifatnya rutin seperti penyusunan Kalender Akademik Program Studi dan perencanaan serta pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM). Kepemimpinan opersional berkaitan dengan kemampuan kaprodi menjabarkan visi misi ke dalam kegiatan operasional  program studi.
Kepemimpinan operasional yang dilaksanakan dan dikendalikan oleh kaprodi sesuai dengan tugas dan fungsi organisasi, dalam rangka mencapai visi, misi dan tujuan program studi. Beberapa program yang dilakukan dalam rangka sebagai kepemimpinan  operasional adalah sebagai berikut:

  1. Penyusunan Kalender akademik program studi
  2. Rencana proses belajar mengajar setiap semester
  3. Penyiapan pelaksanaan PPL
  4. Penyiapan penulisan proposal dan pembimbingan
  5. Monitoring SAP
  6. Persiapan dan hasil UTS, UAS
  7. Evaluasi hasil UTS dan UAS
  8. Hasil evaluasi kinerja tenaga pendidik dalam melaksanakan tugas Tri
    Darma Perguruan Tinggi setiap semester.

Program-program tersebut dilaporkan/disampaikan pencapaian, solusi, serta kendala yang ditemui untuk dijadikan rencana tindak lanjut, kepada dekan FKIP melalui rapat koordinasi.

2. Kepemimpinan Organisasi

Kepemimpinan organisasi terkait dengan pemahaman kaprodi dalam hal tenaga kerja antar unsur dan kemampuan mendelegasi kewenagan kepada unsur yang ada di dalam program studi. Di  samping itu kepemimpinan organisasi adalah kepimpinan yang dilakukan untuk melaksanakan kegiatan koordinasi, baik koordinasi dengan pimpinan fakultas yang berada di  atasnya maupun koordinasi dengan unsur-unsur program studi yang ada di bawahnya. Beberapa dokumen yang hasil dalam rangka sebagai kepemimpinan organisasi adalah:

  1. Penyusunan program kerja baik program kerja lima tahunan maupun
    program kerja tahunan yang memerlukan koordinasi dengan pimpinan
    fakultas
  2. Melakukan rapat pantauan sasaran mutu di fakultas setiap bulan
    sekali guna
  3. Melaporkan perkembangan capaian sasaran mutu Prodi PGSD FKIP
  4. Melaksanakan rapat tinjauan manajemen bersama pimpinan fakultas,
    Pimpinan satuan jaminan mutu dan pimpinan unit kerja yang lain di lingkungan FKIP guna melakukan evaluasi kegiatan setiap semester.
  5. Melakukan rapat koordinasi dengan bagian-bagian yang ada di
    program studi

Program-program tersebut, dilaporkan  disampaikan pencapaian,
solusi, serta kendala yang ditemui untuk dijadikan rencana tindak lanjut,
kepada dekan FKIP melalui rapat koordinasi. Ketua Program Studi  aktif dalam memenuhi undangan institusi lain atau stakeholders, sebagai wujud tanggung jawab institusi secara umum. Ketua  prodi/jurusan memiliki tugas pokok dan tanggungjawab dalam kegiatan sehari-hari (berdasarkan Struktur Organisasi dan Uraian Tugas Jabatan Struktural, Universitas 45 Makassar 2014), sebagai berikut:

  1. Menjalankan kebijakan akademik dan standar mutu pendidikan yang
    ditetapkan fakultas.
  2. Menyusun rencana kegiatan atau program kerja program studi.
  3. Mengkoordinasikan kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian
    pada masyarakat prodi.
  4. Melaksanakan pengembangan  program studi  di bidang pendidikan,
    penelitian dan pengabdian pada masyarakat.
  5. Mengembangkan hubungan baik dan kerjasam dengan pemangku
    kepentingan (stakeholder).
  6. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan proses belajar
    mengajar di tingkat program studi. Menyampaikan laporan kegiatan
    secara berkala kepada Dekan.
  7. Membantu tugas ketua jurusan dalam pelaksanaan peningkatan mutu
    akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Tri Darma
    Perguruan Tinggi) pada tingkat program studi.

3. Kepemimpinan Publik

Program studi memiliki peran  strategis dalam pelaksanaan tri dharma, oleh karena  itu  harus  menyelenggarakan  tri  dharma secara teratur dan terprogram. Dampak pembelajaran intern ini juga dikembangkan di tengah  masyarakat  melalui kegiatan seminar nasional dengan  mengundang pelaku bisnis, kalangan akademisi dan mahasiswa dari luar kampus. Program studi juga melakukan kerja sama dengan berbagai lembaga pemerintah dan swasta (Sekolah Alam Bosowa, SDN Sudirman I Makassar, SDN Sudirman II Makassar, SDN Sudirman III Makassar, SDN Sudirman IV Makassar, SDN Sudirman V Makassar, SDN Mangkura I, SDN Mangkura II, SDN Mangkura III, SDN Mangkura IV, SDN Nusa  Harapan Permai, State University Russia, Samara Institute, dan kerja sama lainnya). Kepemimpinan publik diarahkan pada kemampuan Kaprodi dalam menjalin kemitraan dengan lembaga lain serta menjadikan program  Prodi PGSD sebagai rujukan bagi publik/masyarakat dalam bermitra.  Kerja sama dengan lembaga pemerintah dan perusahaan lebih mengarah pada kemitraan antar lembaga baik sebagai narasumber dalam memberi pelatihan, sedang pada perusahaan lebih ditekankan pada kajian bersama tentang berbagai fenomena bisnis sehingga dapat menjadi masukan untuk mengembangkan materi perkuliahan, sedangkan kerjasama dengan lembaga pendidikan lebih ditekankan pada upaya prodi untuk berperan dalam pengembangan keilmuan dan penelitian  bersama  seperti narasumber seminar hasil penelitian, sertifikasi, tim penguji dan lainnya. Upaya ini adalah untuk meningkatkan peran prodi di tengah  masyarakat baik dalam menjalin kerjasama di  bidang keilmuan maupun sumbangsih prodi ini bagi masyarakat sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan pelaksanaan mutu tridharma, mengikuti perkembangan pengetahuan.