Pada prinsipnya penyusunan dan pengembangan kurikulum dilakukan di tingkat program studi khususnya yang berkaitan dengan mata kuliah yang dikembangkan pada setiap program studi. Kegiatan penyusunan dan pengembangan kurikulum melibatkan pimpinan program studi dan para dosen pada program studi bersangkutan. Pada setiap program studi dibentuk tim yang bertugas merencanakan, menjadwalkan, mencari bahan, dan menyusun kurikulum sampai rampung. Dalam penyusunan kurikulum tersebut, fakultas memberikan kewenangan kepada tim pada setiap program studi untuk melakukan inovasi dalam menyusun kurikulum demi terwujudnya visi dan misi fakultas dan program studi.

Penyusunan kurikulum pada setiap program studi dilakukan di bawah koordinasi Wakil Dekan I bidang akademik. Dalam kegiatan penyusunan kurikulum, fakultas melakukan pengawalan dan evaluasi bersama pimpinan program studi untuk mengetahui arah isi kurikulum program studi apakah sudah sesuai dengan pedoman pengembangan atau sebaliknya sehingga kurikulum yang disusun benar-benar mencerminkan keidealan dan keutuhan substansi/konten, misalnya profil lulusan sudah sesuai dengan keluaran yang dipersyaratkan dalam Kerangka Kualifikasi Nasional (KKNI) atau tidak.

Pada prinsipnya penyusunan dan pengembangan kurikulum dilakukan di tingkat program studi khususnya yang berkaitan dengan mata kuliah yang dikembangkan pada setiap program studi. Kegiatan penyusunan dan pengembangan kurikulum melibatkan pimpinan program studi dan para dosen pada program studi bersangkutan. Pada setiap program studi dibentuk tim yang bertugas merencanakan, menjadwalkan, mencari bahan, dan menyusun kurikulum sampai rampung. Dalam penyusunan kurikulum tersebut, fakultas memberikan kewenangan kepada tim pada setiap program studi untuk melakukan inovasi dalam menyusun kurikulum demi terwujudnya visi dan misi fakultas dan program studi.

Penyusunan kurikulum pada setiap program studi dilakukan di bawah koordinasi Wakil Dekan I bidang akademik. Dalam kegiatan penyusunan kurikulum, fakultas melakukan pengawalan dan evaluasi bersama pimpinan program studi untuk mengetahui arah isi kurikulum program studi apakah sudah sesuai dengan pedoman pengembangan atau sebaliknya sehingga kurikulum yang disusun benar-benar mencerminkan keidealan dan keutuhan substansi/konten, misalnya profil lulusan sudah sesuai dengan keluaran yang dipersyaratkan dalam Kerangka Kualifikasi Nasional (KKNI) atau tidak.

QUICKLINKS

Peranan Fakultas

1.  FASILITATOR

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan selalu bersedia mendukung dalam merevisi, mengembangkan, dan memutakhirkan kurikulum setiap program studi di lingkungan FKIP. Melalui wakil dekan bidang akademik, fakultas mengoordinasikan, mengarahkan,  mengontrol, dan mengawal kegiatan perencanaan, pengorganisasian kegiatan, dan pelaksanaan kegiatan penyusunan kurikulum pada setiap program studi. Fakultas memfasilitasi rapat-rapat dan lokakarya  yang membahas pengembangan dan pemutakhiran kurikulum dengan mengundang tim pengembangan kurikulum Universitas Bosowa dan stakeholder. Fakultas juga menyediakan bahan-bahan, fasilitas, dan anggaran untuk pelaksanaan rapat-rapat dan lokakarya penyusunan kurikulum tersebut.

2.  ORGANISASI KEGIATAN

Kurikulum merupaka seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi, bahan  kajian,  bahan pembelajaran, metode penyampaian, cara penilaian, beban dan masa studi. Kurikulum berfungsi sebagai pedoman pennyelenggaraan kegiatan pembelajaran di tingkat univeritas, fakultas, dan program studi.

Di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, terdapat tiga jenis kurikulum yang dikembangkan, yaitu Kurikulum Pendidikan Bahasa Inggris, Kurikulum  Pendidikan bahasa Indonesia, dan Kurikulum Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Untuk menghasilkan konten kurikulum yang dapat mewujudkan visi, misi, dan tujuan fakultas dan program studi, penyusunan kurikulum perlu diorganisasikan dengan baik dengan melibatkan orang-orang yang kompeten pada setiap program studi. Karena itu, untuk menyusun kurikulum tersebut dibentuk tim penyusun kurikulum pada setiap program studi, yaitu Tim Penyusun Kurikulum Pendidikan Bahasa Inggris bertugas merencanakan dan menyusun kurikulum untuk Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Tim Penyusun Kurikulum Pendidikan Bahasa Indonesia bertugas merencanakan dan menyusun kurikulum untuk Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Tim Penyusun Kurikulum PGSD bertugas merencanakan dan menyusun kurikulum untuk Program Studi Pendidkan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Tim penyusun kurikulum harus melengkapi kurikulum yang disusunnya dengan deskripsi mata kuliah, silabus, rencana pembelajaran, pedoman evaluasi, dan bahan ajar yang tidak terpisahkan dengan kurikulum. Untuk menyusun deskripsi mata kuliah, silabus, rencana pembelajaran  dan bahan ajar dillakukan oleh kelompok dosen pada setiap prodi yang memiliki kompetensi dan kepakaran yang relevan dengan mata kuliah. Jumlah total sks dalam kurikulum pada setiap program studi adalah 148 sks dan setiap semester diprogramkan antara 19 – 23 sks.

Setiap Tim menyusun kurikulum yang memuat standar  kompetensi lulusan yang  mendukung tercapainya tujuan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visi fakultas dan program studi. Kurikulum yang disusun oleh setiap program studi berisikan  kurikulum inti dan kurikulum institusional. Kurikulum inti merupakan kelompok bahan kajian dan pelajaran yang harus  dicakup dalam program studi karena dirumuskan dalam kurikulum yang berlaku secara nasional.  Kurikulum inti terdiri atas kelompok  mata kuliah pengembangan kepribadian, kelompok mata kuliah penciri ilmu pengetahuan dan keterampilan, keahlian berkarya, dan sikap berperilaku dalam berkarya. Dalam kurikulum inti terdapat mata kuliah lintas fakultas (LF) di tingkat universitas dan mata kuliah  lintas proodi (LP) di tingkat fakultas. Kurikulum institusional berisi bahan kajian dan pelajaran yang merupakan bagian dari kurikulum program studi yang terdiri atas tambahan dari kelompok ilmu dalam kurikulum inti yang disusun dengan memperhatikan keadaan, kebutuhan lingkungan, dan ciri khas Universitas Bosowa. Mata kuliah institusional ini terdapat mata kuliah penciri universitas yang harus dimasukkan dalam kurikulum prodi. Kurikulum memuat mata kuliah yang memberikan keleluasan kepada mahasiswa untuk memperluas wawasan dan memperdalam keahlian  sesuai dengan minatnya

3. PENGEMBANGAN KURIKULUM 

Fakultas memberikan dukungan dalam upaya pengembangan kurikulum kepada semua program studi di lingkungan FKIP dengan melakukan evaluasi secara berkala dan meninjau ulang. Kurikulum diitinjau ulang setiap empat tahun sekali. Hal itu penting dilakukan agar kurikulum mengikuti perkembangan keilmuan yang terjadi. Kurikulum saat ini merupakan kurikulum yang diluncurkan pada tahun 2014 yang disusun dengan mempertimbangkan KKNI. Setelah diberlakukan kurikulum 2014, saat ini terdapat dua kurikulum yang diberlakukan, yaitu kurikulum lama untuk angkatan 2013 dan angkatan sebelumnya, sedangkan kuriukulum 2014 digunakan untuk angkatan mulai tahun 2014. Kurikulum pada setiap program studi di lingkungan FKIP akan selalu dievaluasi dan dimutakhirkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan Ipteks.

4.  BANTUAN DANA

Untuk merencanakann, mengembanngkan, memutakhirkan atau mengevaluasii  kurikulum diperlukan bantuan dana. Kegiatan evaluasi kurikulum pada semua program studi di FKIP dibiayai dengan dana dari Yayasan.