Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Cras massa lorem, faucibus vitae purus ut, congue sagittis mauris. Praesent arcu mauris, laoreet vel eleifend in, ultrices et mauris. Nam convallis posuere elit, sed mattis dolor sollicitudin quis. Morbi eleifend risus nec lectus pellentesque sollicitudin. In vehicula maximus finibus. Suspendisse potenti. Cras dignissim, diam a condimentum convallis, mi dolor fringilla est, non congue massa risus ut nibh. Curabitur quis viverra diam, vel sodales augue. Praesent ac quam quam. Proin fringilla nibh a eros egestas malesuada. Integer eu pulvinar quam.

1.  PERSIAPAN PEMBELAJARAN

Universitas Bosowa telah menetapkan standar proses pembelajaran yang harus dipenuhi oleh mahasiswa dan dosen. Standar itu mencakupi tahap persiapan, implementasi dan evaluasi pembelajaran. Pada tahap persiapan, dosen harus menyiapkan silabus, SAP, dan materi pembelajaran atau bahan ajar. Dalam tahap implementasi pembelajaran, dosen harus melakukan tahap pembukaan, kegiatan inti dan penutup dengan kegiatan yang menitikberatkan atau berpusat pada mahasiswa (student center learning). Dalam tahap penilaian, dosen harus menyiapkan instrumen evaluasi, melaksanakan evaluasi, dan menggunakan hasil evaluasinya untuk memperbaiki proses pembelajaran dan laporan. Daalam persiapan dan proses pembelajaran, fakultas berperan mendorong dosen untuk melaksanakan kegiatan proses pembelajaran sesuai dengan standard operating procedure (SOP) yang telah ditetapkan, seperti SOP penyusunan silabus dan SAP, SOP monitoring perkuliahan, SOP evaluasi pembelajaran, dan SOP penilaian hasil pembelajaran.

2.  MEMONITOR  DAN MENGEVALUASI  PEMBELAJARAN

Untuk memonitor dan mengevaluasi proses pembelajaran, fakultas bersama prodi melakukan kegiatan monitoring perkuliahan untuk memantau kelancaran perkuliahan. Monitoring perkuliahan juga dilakukan oleh tim penjaminan mutu. Pada  setiap semester dilakukan rapat evaluasi perkuliahan di tingkat rektorat, yaitu rapat pada minggu ke-5, minggu ke-10, dan minggu ke-15. Evaluasi perkuliahan tersebut dilakukan untuk mencocokkan monitoring yang dilakukan oleh prodi dan tim penjaminan mutu. Bila ada permasalah dengan  ketidakhadiran dosen dalam perkuliahan, dibahas dan dicarikan solusinya dalam rapat evaluas tersebut. Pada akhir perkuliahan, fakultas dan prodi juga melakukan evaluasi proses perkuliahan dengan menganalisis berita acara perkuliahan (BAP) dan angket yang diberikan kepada para mahasiswa untuk mendapatkan masukan mengenai kualitas perkuliahan. Hasil analisis berita acara perkuliahan dan angket disampaikan kepada ketua program studi untuk menjadi masukan dalam perbaikan kualitas perkuliahan semester berikutnya. Hasil rekapitulasi berita acara perkulian juga dilaporkan kepada Rektorat dan Badan Penjaminan Mutu sebagai bahan evaluasi tingkat universitas.

Untuk menciptakan proses kegiatan akademik yang konsisten dengan aturan, FKIP bersama dengan prodi telah menetapkan prosedur kegiatan, seperti prosedur penyusunan jadwal kuliah, bimbingan akademik, pembuatan silabus dan SAP, pelaksanaan perkuliahan, pelaksanaan ujian tengah semester  dan ujian akhir semester, bimbingan skripsi, dan ujian skripsi. Dengan prosedur-prosedur tersebut proses kegiatan akademik di setiap prodi dapat berjalan dengan terkendali. Pada prinsipnya semua komponen baik yang menyangkut pimpinan prodi maupun dosen sudah memahami dan melaksanakan prosedur-prosedur itu. Namun, untuk mengantisipasi penyimpangan prosedur, telah ditetapkan prosedur pengendalian ketidaksesuaian serta prosedur tindakan perbaikan dan pencegahan.