Sistem Rekrutmen dan Seleksi Calon Mahasiswa Baru dan Efektivitasnya Kebijakan sistem rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa (mencakup mutu prestasi dan reputasi akademik serta bakat pada jenjang pendidikan sebelumnya, equitas wilayah, kemampuan ekonomi dan jender).

Efektivitas implementasi sistem rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa untuk menghasilkan calon mahasiswa yang bermutu diukur dari jumlah peminat, proporsi pendaftar terhadap daya tampung dan proporsi yang diterima dan yang registrasi.

1. SISTEM REKRUTMEN DAN SELEKSI CALON MAHASISWA

Sistem  rekrutmen dan  seleksi calon mahasiswa di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dilakukan secara terpadu dengan rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa yang diselenggarakan oleh Universitas Bosowa. Penerimaan mahasiwa baru di Universitas Bosowa dilakukan melalui tiga jalur, yaitu  (a) jalur  bebas ujian masuk, (b) jalur ujian masuk, (c) jalur  konversi. Calon mahasiswa yang dapat diterima melalui jalur bebas ujian masuk adalah siswa tamatan SMA/SMK sederajat yang berprestasi peringkat 1 sampai 10. Calon mahasiswa yang dapat  diterima melalui jalur ujian masuk adalah calon mahasiswa yang dinyatakan lulus ujian masuk Universitas  Bosowa dan ditetapkan dengan Surat Keputusan Rektor Universitas Bosowa. Calon mahasiswa yang diterima melui jalur konversi adalah calon mahasiswa pindahan atau lanjutan dari perguruan tinggi lain, baik PTN maupun PTS, yang relevan dengan program studi di  lingkungan Universitas Bosowa.

2. KEBIJAKAN PENERIMAAN CALON MAHASISWA

Penerimaan calon mahasiswa di Universitas Bosowa dilakukan berdasarkan kebijakan yang diatur dalam Peraturan Akademik Universitas Bosowa. Calon mahasiswa yang diterima adalah calon mahasiswa yang memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan menteri dan rektor tanpa membedakan jenis kelamin, suku, agama, ras, status sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi. Warga negara asing dapat menjadi mahasiswa Universitas Bosowa setelah memperoleh persetujuan menteri. Waktu penerimaan mahasiswa baru dapat dilakukan pada setiap semester. Calon mahasiswa dapat memilih dua fakultas/program studi sesuai dengan kelompok ujian yang diikuti,  yaitu kelompok ujian IPA, kelompok ujian IPS-Bahasa, dan kelompok ujian IPC. Calon mahasiswa kelompok ujian IPA saja dapat memilih dua program studi pada kelompok fakultas eksakta. Calon mahasiswa kelompok ujian IPS-Bahasa saja dapat memilih dua program studi pada kelompok fakultas non-eksakta. Calon mahasiswa kelompok ujian IPC dapat memilih program studi pada kelompok IPA sebagai pilihan pertama dan program studi pada kelompok IPS sebagai pilihan kedua. Mekanisme penerimaan mahasiswa baru diatur dengan keputusan rektor.

3. PROSEDUR

Penerimaan mahasiswa baru di FKIP dilakukan secara  terpadu fakultas lain pada tingkat Universitas Bosowa yang dikenal dengan ujian masuk Universitas Bosowa dan dilaksanakan sekali dalam setahun. Penerimaan mahasiswa baru di Universittas Bosowa dilakukan dengan mengikuti prosedur berikut  ini. (1) Calon mahasiswa harus  mendaftarkan diri secara langsung atau secara online pada Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Bosowa dengan prosedur sebagai berikut: (a) calon mahasiswa mempelajari buku Panduan Masuk Universitas  Bosowa, (b) mengisi formulis  pendaftaran sesuai dengan petunjuk dalam buku panduan, (c) menyerahkan formulir pendaftaran yang telah diisi kepada panitia yang dilengkapi dengan persyaratan administrasi, seperti fotokopi ijazah, fotokopi daftar nilai ujian akhir nasional (UAN), dan pasfoto. (2) Membayar biaya pendaftaran. (3) Mengikuti Ujian Masuk Universitas Bosowa sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh panitia. Setiap calon mahasiswa yang dinyatakan lulus ujian masuk/seleksi diwajibkan melakukan pendaftaran ulang (registrasi) sebagai mahasiswa melalui Biro Administrasi Akademik (BAA). Pendaftaran ulang (registrasi) dilakukan  sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan. Calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus seleksi, tetapi tidak melakukan registrasi sesuai dengan jadwal yang ditetapkan dinyatakan gugur sebagai mahasiswa FKIP.

4. KRITERIA PENERIMAAN CALON MAHASISWA

Kriteria penerimaan mahasiswa baru di FKIP ditetapkan secara umum mengacu pada Peraturan Akademik Universitas Bosowa. Calon mahasiswa yang diterima di FKIP adalah calon mahasiswa yang memenuhi syarat-syarat administrasi dan calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus Ujian Masuk Universitas Bosowa yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Rektor.

5. INSTRUMEN PENERIMAAN CALON MAHASISWA

Ujian masuk Universitas Bosowa adalah kewajiban yang harus diikuti oleh setiap calon mahasiswa baru Universitas Bosowa. Ujian masuk/seleksi tersebut dilaksanakan  melalui jalur bebas tes dan jalur tes tertulis. Seleksi melalui jalur bebas tes dilakukan dengan memeriksa nilai rapor. Calon mahasiswa yang nilai rapornya masuk peringkat 1 sampai 10 dapat diterima melalui jalur bebas tes. Seleksi melalui jalur tes tertulis dilakukan dengan menggunakan naskah ujian masuk. Naskah ujian tertulis dibuat dan dikelompokkan sesuai dengan kelompok ujian dipilih mahasiswa. Calon mahasiswa kelompok ujian IPA mengikuti mata ujian Bahasa Indonesia (40 soal), Bahasa Inggris (15 soal), Matematika (30 soal), IPA (40 soal), dan IPA  Terpadu (35 soal). Calon mahasiswa kelompok ujian IPS-Bahasa mengikuti mata ujian Bahasa Indonesia (40 soal), Bahasa Inggris (15 soal), Matematika (30 soal), IPS (40 soal), dan IPS Terpadu (35 soal).

6. SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Sistem pengambilan keputusan dalam menentukan kelulusan calon mahasiswa dilakukan berdasarkan nilai tes mahasiswa pada semua mata ujian. Setiap mata ujian diberi bobot lebih tinggi terhadap mata ujian yang menunjang program studi yang dipilih mahasiswa, misalnya mahasiswa yang memilih Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dapat dinyatakan lulus jika nilai mata ujian Bahasa Indonesianya tinggi. Nilai tes calon mahasiswa tersebut diurut dengan sistem peringkat, yaitu nilai tertinggi dan nilai terendah. Hanya calon mahasiswa yang nilai tesnya masuk dalam sistem peringkat itulah yang dapat dinyatakan lulus tes masuk Universitas Bosowa. Selain digunakan sistem peringkat dalam pengambilan keputusan, juga digunakan sistem alokasi.